MAMA'

        
Dulu, Mama' sesekali menceritakan pengalamannya sebagai orang tua muda saat kelahiranku. Mama' memang bukan seorang narator ulung, namun saat sesekali Ia menarasikan pengalamannya menjadi seorang IBU, saya merasakan kekuatan serta alasan untuk tidak menyerah pada hidup.
Mama' akan melahirkan anak ketiga atau adik keduaku, setelah proses mengandung kurang lebih sembilan bulan, tibalah saatnya Mama' harus melewati proses terakhir untuk bertemu dengan manusia kecil yang hidup di dalam rahimnya.

Namun, pertemuan tak kunjung tiba setelah beberapa hari Mama' terkapar di atas ranjang rumah sakit.

Suasana hati semakin gelisah saat melihat Mama' kesakitan, terlebih saat gumpalan darah yang keluar ketika Mama' hendak buang air kecil. Dokter Kandungan mengonfirmasi bahwa gumpalan darah tersebut disebabkan karena posisi plasenta atau ari-ari  berada  di bagian bawah rahim dan menutupi sebagian atau seluruh mulut rahim.

Rasa khawatir semakin menghantui, begitupun ketika saya melihat raut wajah Tetta (Bapak) dan Nenek yang tentunya merasakan hal yang sama, ya, terus menerus gelisah dan khawatir selama hampir seminggu di Rumah Sakit. 

         Keputusan operasi Caesar...
Tidak ada pilihan lain selain operasi, ini kali pertama Mama' melahirkan secara caesar setelah dua kali melahirkan secara normal. Apapun proses melahirkan yang dilewati Mama', normal atau pun caesar, keduanya memerlukan perjuangan hebat yang penuh risiko.

Proses operasi dilakukan pada hari kedelapan Mama' di rumah sakit, tepatnya pada Rabu 08 Maret 2017 di pagi hari. Satu hal yang saya sesali, di hari operasi Mama', saya memutuskan untuk tetap ke sekolah, sebuah penyesalan yang teramat karena tidak mengambil kesempatan untuk mengantar Mama' ke ruang operasi dan menyambutnya setelah operasi.

Sebuah keputusan yang sedikit dangkal, bahwa dengan ke sekolah perasaan gelisah dan khawatir akan berkurang. Faktanya, ke sekolah atau tidak, perasaan khawatir terus-menerus menghantui isi kepalaku. Wajar saja, sebab darah Mama' mengalir dalam tubuhku

Mama', Dua dekade++++ menjadi IBU yang tangguh. Sehatki dan bahagiaki selalu..






Komentar